30 Maret 2012 – Hari Film Nasional ke 62 : Serba Serbi Film Pertama Indonesia

30 Maret 2012 yang bertepatan dengan hari Jumat ini merupakan Hari Film Nasional Indonesia ke 62. Diantara ente semua ada yang sudah tau tentang hal ini tapi pasti ada juga beberapa yang pasti belum tau. Kenapa tanggal 30 Maret ini menjadi Hari Film Nasional Indonesia ?! Karena 62 Tahun yang lalu pada tanggal ini “Darah dan Doa”, film lokal pertama yang diproduksi oleh Indonesia, dimulai pengambilan gambarnya, dimana karenanya tanggal ini menjadi Hari Film Nasional Indonesia. Berikut ini ada beberapa hal mengenai Perfilman Indonesia yang berkaitan dengan kata “Pertama” yang berhasil ane rangkum dari berbagai sumber. Check this out gans :

Film Lokal Pertama Produksi Indonesia :

Darah dan Doa

Darah dan Doa (dalam bahasa Inggris: The Long March [of Siliwangi] atau Blood and Prayer) ialah sebuah film Indonesia karya Usmar Ismail yang diproduksi pada tahun 1950 dan dibintangi oleh Faridah. Film ini merupakan film Indonesia pertama yang secara resmi diproduksi oleh Indonesia sebagai sebuah negara (setelah berakhirnya Perang Kemerdekaan Indonesia). Film ini ialah produksi pertama Perusahaan Film Nasional Indonesia (Perfini), dan tanggal syuting pertama film ini (30 Maret 1950) kemudian dirayakan sebagai Hari Film Nasional berdasarkan Keppres Nomor 25/1999. Kisah film ini berasal dari skenario penyair Sitor Situmorang, menceritakan seorang pejuang revolusi Indonesia yang jatuh cinta kepada salah seorang Belanda yang menjadi tawanannya. Continue reading